dimanche 3 juin 2012

It's already June, folks!

Sudah Juni! Cepat sekali waktu berlalu.

Post kemaren gue bilang gue mulai sakit. Sekarang gue mau bilang kalau gue sudah mau sembuh! (?). Lama? Ya. Banget. Flu terlama yang pernah gue alamin. Bersin-bersin, demam sampai 5 harian (walaupun masih bisa sekolah), batuk-batuk, sampai ngeluarin ingus yang bahkan sampai ada darahnya... (oke gue tau ini nggak pantes ditulis disini, but hey it's the truth!) Akhirnya gue sembuh juga.

Kurang lebih 16 hari ya gue nggak ngepost disini hehe. Entah kenapa kalau nginget-nginget 16 hari yang udah kelewat kemaren tuh rasanya ada gaping hole. Berasa gue nggak tau apa yang udah terjadi selama 16 hari ini. Gak tau kenapa, rasanya hari-hari itu uneventful banget, nggak ada memori yang melekat.

Oh iya, gue udah daftar bimbel buat kelas 3. Gak usah sebut merk, nanti dibilang iklan. Semoga gue sadar buat les terus menerus dan nggak kayak yang kemaren lagi lesnya, bolong-bolong -_-. Yah semoga berhasil. Mangat Dess!

Ohiya, lukisan gue udah kelar. Jadi kemaren itu, ada tugas sebulan dari guru Seni Rupa gue buat ngelukis. Gue ngelukis anggrek. Belum gue foto, jadi masih belum bisa show off ._. *kesempatan pingin pamer*.

Dan besok gue UAS, Fisika. Siapa yang peduli *shrug off*. Gak ding, gue peduli. Untuk pertama kalinya gue bener-bener belajar, walaupun nggak lama, tapi akhirnya, ya Tuhan, untuk pertama kalinya di kelas sebelas, gue ngerti Fisika 1 bab penuh, dan 2 bab tinggal setengah. Miracle. Doain gue ya manteman, supaya gue bisa ngerjainnya.

Oh, and if you want to hear some about my sappy love stories, just click read more.




Kidding. It's not. Don't have any right now.

If you read my tumblr years ago, you may see about the break-up. The good break-up that brought bad ending as well. May, 31st.

Kalau kepo, yah, lanjutin aja bacanya, siapa yang ngelarang.

Want to know about how I held up things? Belakangan ini gue ngerasa kosong, ngerasa semua udah berlalu tanpa gue. Sometimes it's fine, but the other time I feel like I'm not live anymore. It's like watching movies; semua terlihat tapi tanpa kita yang ngerasain. It's numb, dan nggak tau kenapa perasaan itu muncul.

Jujur, gue lupa itu lagi tanggal berapa, dan nggak sadar tahun lalu apa yang terjadi. Gue sadar pas malem, dan yah seperti yang gue bilang tadi, gue nggak ngerasa apa-apa. Nggak sehatkah? Gue nggak tau. All I know that he already replaced me, and I'm glad that I didn't came back for him year ago. Even for bit, gue nggak pernah bilang (atau ngasih kode) pingin balikan lagi. Cukup. I'm stick to my principle; kalau gue nggak akan balik sama orang yang udah ninggalin gue. Dan belakangan 'mainin' juga.

Tapi gue sadar belakangan ini, gue capek. Gue capek 'main kucing-kucingan' sama dia, diem nggak nyapa, pura-pura dia nggak hidup. I'm still trying to forgive him fully, but it takes time. Dan selama inilah gue berusaha, walaupun belum full kayak semula. Di dalam, gue tau buruknya dia kayak apa, palsunya dia kayak apa, with good memories still remains.

It's no use with starting it all over, since we still in same location, same place as before. Beda sama break-up gue dulu, yang pas banget di akhir kelas sembilan.

Dan entah kenapa gue bingung mau lanjutin gimana lagi.

Bukan berarti gue punya masalah sama pacarnya... Nggak kok biasa aja. Walaupun agak sedikit berjarak, tapi emang dari dulu nggak deket, jadi nggak pernah ada masalah. Literally, gue juga nggak pernah mau ambil pusing dari dulu dia mau sama siapa, yah paling nggak dari gue sadar kalau gue nggak bakal bisa maju kalau dia masih nagging di ujung baju gue. Dan ini mulai lagi ngelantur.

Gue lupa point gue apa tadi, serius. Udah ah bodo amat.

Yeah, I'm over him now, and I'm glad. Utterly glad. But can we make up again and be friends somehow, at least?

Aucun commentaire: